Pembiasaan perilaku religius di sekolah adalah sekumpulan tindakan yang diwujudkan dalam sebuah perilaku, tradisi, dan kebiasaan sehari-hari yang telah dipraktikkan berdasarkan agama oleh pihak sekolah.
Channel Youtube Admin: http://www.youtube.com/channel/UCtSU7XbaSU8ZGR2Q6SNbQvQ
Madrasah berperan penting dalam membentuk kepribadian dan tingkah laku moral anak, dengan menanamkan nilai-nilai agama agar tercipta iman yang religius pada anak. Tentu saja sikap ini harus dimiliki guru sebagai sosok yang diidolakan siswa. Bagaimana guru bersikap dan bertutur kata di depan siswanya
Dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No.20 tahun 2003 bab I pasal 2 dikatakan pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman
UU Sisdiknas No 20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional menegaskan, “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”
Pendidikan karakter adalah pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan seluruh warga sekolah untuk memberikan keputusan baik-buruk, keteladanan, memelihara apa yang baik dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati.
Pentingnya pendidikan karakter bagi masyarakat Indonesia haruslah ditanamkan sejak dini pada seluruh masyarakat Indonesia. Pendidikan karakter yang baik memiliki beberapa syarat dan indikator penting yang harus dicapai demi terwujudnya masyarakat dengan karakter yang baik. Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia telah merumuskan 18 nilai-nilai yang ditanamkan dalam diri warga Indonesia, khususnya siswa, dalam upaya membangun dan menguatkan karakter bangsa. 18 nilai-nilai dalam pendidikan karakter tersebut, diantaranya yaitu:
- Religius
- Jujur
- Toleransi
- Disiplin
- Kerja Keras
- Kreatif
- Mandiri
- Demokratis
- Rasa Ingin Tahu
- Semangat Kebangsaan
- Cinta Tanah Air
- Menghargai Prestasi
- Bersahabat/Komunikatif
- Cinta Damai
- Gemar Membaca
- Peduli Lingkungan
- Peduli Sosial
- Tanggung Jawab
- Pembacaan ayat suci Al-qur'an setiap hari sebelum KBM.
- Pembacaan surat Yaasiin setiap hari jum'at sebelum KBM.
- Sholat Duha
- Sholat Duhur berjamaah dimasjid Islamic Centre Kab. Cirebon
- Pendidikan Tilawah dan Dakwah
- Tahfidz Al-Qur'an
- Peringatan hari besar Islam (Maulid Nabi SAW., Isra Mi'raj, Muharom)
- Ibadah Qurban
- Jum'at berkah peduli berbagi
- Gelar Infaq dan shodaqah setiap hari jum'at
- Santunan anak yatim dan dhuafa
- Pendidikan Tahsinul Qur'an bagi siswa buta qur'an
.jpeg)








